“Belum diinformasikan detailnya. Yang pasti Kitabisa akan merekomendasikan penggalangan atau isu yang urgent dibantu,” tutur dia.
Sebelumnya, Sahroni mengklaim tidak akan mengambil gaji dan tunjangannya dari DPR. Dia akan menyumbangkan gajinya tersebut melalui yayasan Kitabisa.
"Gebrakannya mungkin gaji gua sebagai anggota DPR mau gua serahkan ke yayasan Kitabisa agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya membantu mereka-mereka yang butuh," kata Sahroni di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Dia mengatakan penyaluran seluruh gajinya tersebut akan terus dilakukan hingga akhir masa jabatannya sebagai anggota dewan di tahun 2029 mendatang.
"Sampai akhir masa jabatan, sampai akhir masa jabatan. Jadi entar kan Kesekjenan kirim ke kita rekening pribadi tuh, nanti gua minta bikin auto-debet langsung ke rekening Kitabisa," ujarnya.