Sahroni Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR, MKD Sebut Tak Ada Pelanggaran Prosedur

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni (dok. DPR)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Nazaruddin Dek Gam buka suara soal kontroversi kembalinya anggota DPR Ahmad Sahroni yang langsung menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III. Sahroni kembali ke parlemen setelah enam bulan dinonaktifkan.

Nazaruddin menjelaskan, Ahmad Sahroni telah selesai menjalani sanksi, sehingga bisa kembali bertugas sebagai pimpinan Komisi III DPR. Dia menegaskan, seluruh proses telah sesuai dengan keputusan yang berlaku.

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, MKD menjatuhkan sanksi nonaktif kepada Ahmad Sahroni pada 5 November 2025 buntut pernyataan provokatif yang memicu demo ricuh akhir Agustus 2025.

Sanksi tersebut berlaku selama enam bulan dan dihitung sejak penonaktifan oleh Partai Nasdem pada 31 Agustus 2025.

Kemudian, Partai Nasdem mengajukan kembali Sahroni menjadi Wakil Ketua Komisi III pada 19 Februari 2026. Jabatan ini berlaku efektif per 10 Maret 2026, karena DPR memasuki masa reses dari tanggal 19 Februari sampai dengan 10 Maret 2026.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Pimpinan DPR Pastikan Tak Ada Usulan Revisi UU KPK ke Versi Lama

Buletin
3 hari lalu

Sah! Ahmad Sahroni Kembali Jabat Wakil Ketua Komisi III DPR usai Sempat Dinonaktifkan

Nasional
3 hari lalu

DPR Tegaskan MKMK Tak Berwenang Proses Laporan soal Adies Kadir

Nasional
3 hari lalu

Sahroni usai Kembali Jadi Pimpinan Komisi III DPR: Rasanya Aneh Kenalan Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal