Ryamizard Ryacudu: Sama Rusia dan China Kita Teman, Ideologinya Tak Boleh Masuk

Irfan Ma'ruf
Mantan Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu. (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).

"Begitu juga dengan ideologi liberal dan lain-lain, kita tetap Pancasila dan NKRI itu sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi, harga mati," katanya.

Dia mengimbau masyarakat jangan latah dengan ideologi dan cara hidup negara lain yang bisa membahayakan ideologi Pancasila. Sejarah pemberontakan PKI harus dijadikan pengingat berbahayanya ideologi selain Pancasila tumbuh di Indonesia.

"Sebagai generasi penerus dengan bedah buku ini diharapkan kita dapat lebih memahami tentang sejarah bangsa dan tidak mudah termakan oleh berita hoaks yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPIP Ajukan Anggaran Khusus Rp343 Miliar, Ingin Bangun Pusdiklat Seluas 7 Hektare

57 tahun lalu

BPIP Ajukan Tambahan Anggaran 2027 Rp370 Miliar, Buat Sosialisasi Pancasila hingga Diklat

57 tahun lalu

Hasto PDIP: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, tapi Gugatan terhadap Kolonialisme

57 tahun lalu

Tugas Paskibraka Pusat 2025 Berakhir, Diangkat Jadi Duta Pancasila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal