Ryamizard Ryacudu: Sama Rusia dan China Kita Teman, Ideologinya Tak Boleh Masuk

Irfan Ma'ruf
Mantan Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu. (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).

JAKARTA, iNews.id - Indonesia bebas menjalin hubungan dengan negara manapun, termasuk yang menganut paham komunis. Hubungan negara itu bukan berarti ikut mengadopsi ideologi negara lain.

Mantan Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu mencontohkan, organisasi berideologi komunis, yaitu PKI. Organisasi tersebut dinilai ekstrem karena melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan yang sah.

Menurutnya, PKI memaksakan ideologi komunis tumbuh di Indonesia dan merusak Pancasila. PKI sudah dilarang di Indonesia sejak masa Orde Baru berkuasa sampai sekarang.

"Kalau sama negaranya ya kita teman, sama Rusia teman, China, tapi masuknya ideologi tidak boleh," ujar Ryamizard saat menghadiri acara bedah buku bertajuk, PKI Dalang dan Pelaku Kudeta, di Gedung Lemhanas, Jakarta, Sabtu (23/11/2019).

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini mengingatkan, ideologi komunis tidak boleh berkembang. Indonesia, kata dia sudah final paham ideologinya Pancasila.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasto PDIP: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, tapi Gugatan terhadap Kolonialisme

57 tahun lalu

Tugas Paskibraka Pusat 2025 Berakhir, Diangkat Jadi Duta Pancasila

57 tahun lalu

Prabowo Akui Transformasi Bangsa Tak Mudah, Akan Ada Perlawanan dari Pihak yang Tak Cinta Tanah Air

57 tahun lalu

Prabowo Ajak Jujur soal Pertumbuhan Ekonomi: Kita Harus Akui Kelemahan dan Kesulitan yang Dihadapi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal