Situasi positif ini memberikan ruang kendali yang cukup lebar bagi pemerintah untuk memulihkan indikator makro yang sempat terdampak oleh volatilitas global.
Purbaya juga merespons koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang yang cukup dalam dan sempat menyentuh level 6.628 pada sesi pembukaan pagi hari ini.
Dia meyakinkan bahwa penurunan indeks saham tersebut murni dinamika teknikal akibat sentimen sesaat. Pemerintah akan tetap fokus membentengi target pertumbuhan ekonomi riil agar tidak terganggu oleh fluktuasi pasar modal.
Kepada para pelaku pasar dan investor domestik, Purbaya mengimbau untuk tetap tenang menghadapi koreksi ini dan justru memanfaatkannya sebagai peluang investasi.
"Jadi teman-teman nggak usah khawatir. Investor pasar saham, kalau saya bilang, jangan takut serok bawah sekarang. Kalau saya lihat tekniknya, sehari dua hari udah balik. Jadi jangan lupa beli saham," tuturnya.