Respons Istana soal Rencana Impor 105.000 Unit Mobil Pikap dari India

Binti Mufarida
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan akan memeriksa informasi terkait rencana Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000 unit mobil pikap dari India. (Foto: Binti Mufarida)

“Kami memesan dengan harga yang sangat kompetitif, hampir 50 persen lebih murah dari kompetitornya. Dari sisi daya tahan, tenaga, dan konsumsi bahan bakar, kendaraan ini sangat andal dan berkualitas,” kata Joao dalam keterangannya, dikutip Minggu (22/2/2026).

Joao menambahkan, Agrinas harus menyiasati keterbatasan dana dari program Kopdes Merah Putih. Pembelian kendaraan impor ini dianggap sesuai dengan kemampuan finansial program unggulan Prabowo Subianto yang digadang-gadang menjadi ceruk baru ekonomi lokal.

“Kalau saya tidak pintar-pintar mencari harga yang bagus dan barang yang berkualitas, dananya tidak cukup. Dengan impor dari India, Indonesia mendapatkan barang berkualitas dengan harga terjangkau, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, memotong distribusi yang selama ini menjadi beban utama petani,” ucapnya.

Di sisi lain, Joao ingin mendiversifikasi pasar kendaraan pick-up dan truk, agar tidak selalu bergantung pada produk arus utama. Mengenai kualitas, dia menegaskan pengguna yang akan menilai.

Joao juga menyatakan telah mempertimbangkan kendaraan produksi dalam negeri. Beberapa pengadaan memang sudah dibeli dari pabrikan lokal, namun ketersediaan produk arus utama menjadi kendala.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penjelasan Bos Agrinas soal Impor 105.000 Unit Pikap dari India, Singgung Harga hingga Stok

57 tahun lalu

Indonesia Bisa Produksi Lebih dari 400.000 Pikap per Tahun, Kenapa Malah Impor?

57 tahun lalu

Kadin Tegaskan Impor 105.000 Pikap dari India Ancam Industri Otomotif

57 tahun lalu

Kadin Minta Presiden Batalkan Rencana Impor 105.000 Unit Pikap dari India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal