Respons Istana soal Rencana Impor 105.000 Unit Mobil Pikap dari India

Binti Mufarida
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan akan memeriksa informasi terkait rencana Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000 unit mobil pikap dari India. (Foto: Binti Mufarida)

Joao juga menyatakan telah mempertimbangkan kendaraan produksi dalam negeri. Beberapa pengadaan memang sudah dibeli dari pabrikan lokal, namun ketersediaan produk arus utama menjadi kendala.

“Semua produk dalam negeri untuk truk roda enam sudah habis. Coba sekarang beli Kino pick-up atau Mitsubishi Canter, sudah tidak tersedia. Harus menunggu paling cepat satu tahun,” tuturnya.

Joao memastikan, keputusan membeli kendaraan impor dari India telah diketahui pemerintah pusat, termasuk Danantara yang menyediakan anggaran pengadaan.

Sebagai informasi, Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025. Pemerintah menunjuk PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan fisik program tersebut.

Perusahaan itu tengah merealisasikan impor 105.000 kendaraan dari India yang terdiri atas:

- 35.000 unit pikap 4x4 produksi Mahindra & Mahindra Ltd

- 35.000 unit pikap 4x4 dari Tata Motors

- 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors

Pengiriman dilakukan bertahap sepanjang 2026, dan sekitar 200 unit pikap Mahindra telah tiba di Indonesia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
21 jam lalu

Penjelasan Bos Agrinas soal Impor 105.000 Unit Pikap dari India, Singgung Harga hingga Stok

Mobil
1 hari lalu

Indonesia Bisa Produksi Lebih dari 400.000 Pikap per Tahun, Kenapa Malah Impor?

Mobil
1 hari lalu

Kadin Tegaskan Impor 105.000 Pikap dari India Ancam Industri Otomotif

Nasional
1 hari lalu

Kadin Minta Presiden Batalkan Rencana Impor 105.000 Unit Pikap dari India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal