Respons BPJS Kesehatan soal Raya Balita di Sukabumi Meninggal dengan Tubuh Penuh Cacing

Binti Mufarida
Ilustrasi balita. (Foto: Pixabay)

“Sebab, NIK merupakan identitas yang melekat ke setiap penduduk Indonesia dari awal lahir sampai tutup usia. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengurus dan memiliki NIK,” jelasnya.

Bagi warga kurang mampu, kata Rizzky, maka dapat diusulkan untuk didaftarkan sebagai peserta yang ditanggung pemerintah, baik oleh pemerintah pusat (PBI), maupun oleh pemerintah daerah (PBPU Pemda), sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk memastikan status kepesertaan JKN-nya aktif, supaya tidak mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan,” tutur dia.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan kondisi balita dengan tubuh dipenuhi cacing viral di media sosial. Balita bernama Raya (3) itu meninggal dunia setelah sembilan hari dirawat di rumah sakit. 

Upaya relawan kemanusiaan dari Rumah Teduh Sukabumi untuk menyelamatkan nyawanya pun berakhir haru. Dalam video tersebut, terlihat kondisi kritis Raya saat cacing gelang sepanjang 15 sentimeter keluar dari hidung dan mulutnya. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ibu Balita di Sukabumi Ungkap Keseharian Anaknya sebelum Tewas Dipenuhi Cacing

57 tahun lalu

Terungkap! Dokter RSUD Sukabumi Keluarkan 1 Kg Cacing dari Tubuh Balita yang Tewas

57 tahun lalu

Dokter RSUD Kota Sukabumi Jelaskan Kondisi Balita Meninggal dengan Tubuh Dipenuhi Cacing

57 tahun lalu

Biaya Pengobatan Balita di Sukabumi Meninggal Dipenuhi Cacing Terkendala Birokrasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal