Dia mengaku hanya menyempurnakan respons Cica atas teror kepala babi tersebut yang diunggah melalui X. Menurut dia, respons Cica tersebut justru menunjukkan aksi teror tidak berhasil.
"Saya itu kemarin hanya menyempurnakan responsnya Si cica itu aja. Ya kalau sudah dikecilkan kayak gitu kan sekalian aja dikecilkan si penerornya dengan cara dimasak kan? Dan Si Cica itu makan babi kan? Jadi bukan pelecehan itu," kata dia.
Hasan menegaskan pemerintah menjunjung tinggi kebebasan pers. Apalagi, kebebasan pers dilindungi oleh undang-undang.
Dia memastikan tidak ada upaya menghalangi kerja jurnalistik yang dilakukan pemerintah. Awak pers tetap diperkenankan bekerja dengan profesional.
"Jadi kalau bagi pemerintah itu sudah bukti nyata. Jadi bukan teori lagi gitu lho. Jadi tuduhan-tuduhan semacam itu enggak masuk akal.Tuduhan mengekang kebebasan pers itu enggak masuk akal. Buktinya semua orang boleh ngomong kok," kata dia.