Refleksi Kemerdekaan, Prof Niam Soroti Relasi Politik dan Kehidupan Sehari-hari

Kastolani Marzuki
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh. (Foto: ist)

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menyampaikan, jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI) ada perjalanan reflektif dari aspek kesejahteraan, dan perjalanan predektif kita ke depan. 

Dalam egiatan Ngopi yang bertajuk: Dinamika Ideologi Pasca Kemerdekaan Indonesia tersebut Prof Ni'am menuturkan, ketika itu terjadi dinamika idelogi setelah ada proses konsolidasi, proses demokrasi, konsolidasi ideologi pasca proklamsi kemerdekaan Indonesia. 

"Para pendiri bangsa ketemu saling berdiskusi, saling jual beli ide, membangun konsensus-konsensus. Konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara kita menjadikan Pancasila menjadi dasarnya. Undang-undang Dasar 1945 menjadi landasan konstitusionalnya," ungkapnya.

Walau demikian,  ketika itu menjadi produk politik yang bersifat dinamis. Sebab, kata dia, fakta sejarah memperlihatkan bahwa Indonesia pernah menjadi negara federal. 

"Ketika itu menjadi produk politik juga bersifat dinamis. Fakta sejarah kita pernah (menjadi) negara federal. Kita tidak bisa menutup fakta sejarah itu. Fakta sejarah (lainnya), ada perubahan konstitusi kita," katanya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
17 hari lalu

Kontingen Indonesia Dapat Pengawalan Khusus Menuju Asian Games 2026

17 hari lalu

Indonesia Hanya Turun di 32 Cabor Asian Games 2026, Program Khusus Disiapkan demi 4 Emas

18 hari lalu

Kemenpora Ambil Langkah Tegas jelang PON 2028, Fokus Efisiensi dan Transparansi

26 hari lalu

PON 2028 Digelar Di NTB–NTT, Jakarta Turun Jadi Kekuatan Pendukung Utama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal