Purnawirawan Jenderal TNI-Polri Desak Prabowo-Gibran Didiskualifikasi

muhammad farhan
Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-Polri untuk Perubahan dan Persatuan (FKP3) menolak hasil Pilpres 2024 yang diduga curang. (Foto MPI).

"Kami memprotes keras deklarasi kemenangan paslon 02, yang dilakukan berdasarkan quick count, yang bukan merupakan hasil resmi Pemilu 2024," ujar Fachrul Razi.

Sementara itu, Eks Gubernur DKI Jakarta Letjen (Purn) Sutiyoso mengatakan kecurangan diduga terjadi sebelum, saat, dan setelah penyelenggaraan pilpres. Terdapat bukti konkret kecurangan dalam Pilpres 2024 yang telah dikaji oleh 43 ahli kompeten. 

"Kecurangan (pemilu) itu telah terjadi sebelum, saat penyelenggaraan dan setelahnya," tutur Sutiyoso.

Diketahui, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebelumnya menemukan kejanggalan terkait data pemilih yang ditampilkan Sirekap dibandingkan dengan data di TPS. Temuan mengejutkan menunjukkan satu TPS yang memiliki jumlah pemilih mencapai 80.000 orang, jauh di atas batas maksimal 300-500 pemilih per TPS.

Selain itu, Bawaslu menemukan ribuan kasus pelanggaran dalam pemilu. Pelanggaran tersebut yakni adanya 2.143 pemilih yang mencoblos lebih dari satu kali.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Purnawirawan Jenderal Polri Dapat Pangkat Kehormatan dari Prabowo, Ada Mantan Ketua KPK

57 tahun lalu

Jokowi Minta Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Ini Reaksi Istana

57 tahun lalu

KSP Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan: Bersama Kita Kuatkan Indonesia

57 tahun lalu

Para Sesepuh TNI Berkumpul di Kantor Menhan, Bahas Selat Hormuz hingga Misi di Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal