Fokus efisiensi akan diarahkan pada belanja yang dianggap tidak mendesak atau memiliki dampak rendah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
“Nanti kan tadinya kami minta mereka memotong anggaran-anggaran yang dianggap bisa ditunda untuk sementara. Macem-macem. Rapat nggak jelas, atau kebijakan yang dampaknya lambat atau tidak banyak ke pertumbuhan ekonomi, itu kan bisa dipilih,” ucapnya.
Terkait wacana pemotongan gaji pejabat negara, termasuk menteri dan wakil menteri, Menkeu menyatakan dukungan penuhnya.
“Setuju itu kan bagus, gajinya sudah kegedean. Kalau itu (pemotongan gaji) bagus,” tuturnya.
Mengenai program prioritas, Purbaya memastikan tidak akan ada dampak signifikan yang mengganggu keberlanjutan program utama. Namun, terdapat penyesuaian operasional pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprediksi mampu menghemat anggaran negara hingga triliunan rupiah.