“Tapi pada dasarnya kalau saya bisa jalankan mesin fiskal dan mesin moneter yang menggerakkan swasta, tumbuh 6 persen harusnya tidak terlalu sulit, di atas buku ya. Tapi di lapangan kan kita perlu dorongan-dorongan seperti yang lain-lain supaya lebih cepat lagi. Tapi yang jelas, mesin-mesin itu sudah kita hidupkan,” jelasnya.
Purbaya meyakinkan pemerintah telah menyiapkan strategi di balik layar untuk memastikan mesin perekonomian tetap bergerak, salah satunya dengan menjaga kecukupan likuiditas dalam sistem keuangan dan memastikan belanja negara terserap tepat waktu.
Terkait adanya prediksi negatif dari sejumlah pihak yang menyebut ekonomi Indonesia akan memburuk dalam beberapa bulan ke depan, Purbaya memberikan jawaban telak bahwa kepemimpinannya saat ini fokus pada solusi nyata.
"Jadi hampir pasti kita tidak menuju resesi apalagi krisis. Banyak yang anak-anak mau takutin siapa tuh ibu itu? 3 bulan lagi Indonesia hancur. Dia udah ketemu mantan, semua mantan menteri keuangan, mantan gubernur bank sentral katanya, yang bilang ekonomi akan hancur. Iya kalau mereka menterinya. Ini kan sekarang menterinya Purbaya. Pasti kita beresin," pungkasnya.