Puisi Genderuwo di Istana, Perindo: Khayalan di Tengah Ketidakpedean

Aditya Pratama
Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq menilai puisi Genderuwo di Istana karya Fadli Zon tak ubahnya khalayan atau ilusi.

"Istana adalah di mana tempat seorang pemimpin menghabiskan seluruh waktunya untuk rakyatnya agar mereka bisa semakin sejahtera, semakin maju dan rakyatnya semakin bahagia," ujar Rofiq.

Istilah politik genderuwo yang dilontarkan Presiden Joko Widodo ternyata membuat kalangan oposisi meradang. Seolah mengkritik balik, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membuat puisi khusus soal itu.

Di akun Twitter-nya, @fadlizon menuliskan larik-larik kalimat tentang politik genderuwo itu. Kali ini wakil ketua DPR itu bahkan menyebut genderuwo berada di Istana.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kubu Roy Suryo Klaim Kasus Ijazah Jokowi Sudah Gugur, Sebut Tak Layak Disidangkan

57 tahun lalu

Perindo Dorong Pemilu yang Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Harus Dikocok Ulang

57 tahun lalu

Jokowi Sebut Nadiem Makarim Sosok yang Baik

57 tahun lalu

Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal