PT SRM Bantah Isu Penyerangan TNI, Sebut TKA Justru Jadi Korban

Rizqa Leony Putri
(Foto: dok Istimewa)

Dugaan Penganiayaan Terhadap Sembilan WNA

Li Changjin menjelaskan, fakta di lapangan menunjukkan sembilan orang pekerja WNA pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) menjadi korban penganiayaan. Para pekerja diduga dipukuli dan diinjak-injak di dalam truk saat dibawa menuju kantor imigrasi.

“Korban mengalami luka lebam serius di bagian punggung, dada, dan paha,” tuturnya.

Sementara itu, kata Li Changjin, terkait dokumen izin tinggal (Kitas) mereka adalah legal dan dikeluarkan oleh kantor Imigrasi Ketapang. Menurutnya, konflik ini dipicu oleh upaya pengusiran paksa dan pemblokiran lokasi tambang oleh kelompok Firman dan Imran terhadap pekerja PT SRM.

Dia juga menjelaskan pada Juli 2025, kelompok Firman diduga membuat Akta Anggaran Dasar palsu untuk mencopot Li Changjin dan Pamar Lubis dari jabatan direksi secara ilegal. Kasus ini sedang diselidiki Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya.

Li Changjin menegaskan bahwa seluruh modal, peralatan, dan teknologi telah diinvestasikan oleh dirinya dan Pamar Lubis selama lebih dari 10 tahun, sementara pihak Firman/Imran tidak mengeluarkan dana investasi.

“Kelompok Firman dan Imran dituduh menduduki lokasi tambang secara ilegal dan menggunakan oknum TNI untuk menjaga kawasan tersebut,” ucapnya.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
Bisnis
7 jam lalu

BRI Sukses Bawa SALAKU Tembus Pasar Global di FHA 2026 Singapura

Bisnis
1 hari lalu

Masuki Pasar Internasional, BRI Bantu UMKM Japamo Asal Papua Tampil di FHA 2026

Bisnis
1 hari lalu

Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan 

Bisnis
2 hari lalu

Bank Mandiri Bagikan Ribuan Paket Buku melalui Mandiri Peduli Sekolah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal