Karena pentingnya manfaat BPJS Ketenagakerjaan tersebut, PT Pos Indonesia terus berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau Jamsostek. Tahun ini PT Pos menargetkan 850 ribu pendaftar baru Jamsostek.
"Target kepesertaan 850 ribu pendaftar baru tahun ini. Naik tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Ini belum transaksi yah, jadi baru untuk pendaftarannya saja. Kalau transaksinya diharapkan bisa jutaan (transaksi) karena mereka akan bayar tiap bulan," kata Haris di sela kegiatan Monev Kerjasama dan Sosialisasi Program Joint Marketing antara BPJS Ketenagakerjaan dengan PT Pos Indonesia di Working Space Kantor Pos, Jakarta Pusat, Jumat (17/2/2023).
Haris menjelaskan pihaknya memiliki sekitar 4.800-an kantor pos dan 150 ribu agen yang tersebar di seluruh kecamatan di Indonesia. Hal ini menjadi sumber daya penting dalam menjangkau kepesertaan Jamsostek pada tahun ini.
"Jadi kita tidak lihat ini dari sisi bisnis semata. Saya juga udah pernah dengar dan tahu banyak manfaat yang didapatkan dari kepesertaan Jamsostek. Kita ada misi sosial, bagaimana kita bisa bantu masyarakat untuk bisa dapat fasilitas dari Jamsostek," tuturnya.
Daftar dan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Lebih Mudah
Haris prihatin dengan nasib pekerja terutama yang bukan berstatus penerima upah. Mereka tergolong pekerja rentan dan ahli warisnya tidak mendapatkan apa-apa, jika pekerja tersebut menjadi korban kecelakaan kerja.