Profil Ma'arif Institute, Lembaga Pembaruan Pemikiran yang Kritik Kebijakan Anak Nakal Dikirim ke Barak Militer

Komaruddin Bagja
Profil Ma’arif Institute (Foto: X Ma’arif Institute)

Dengan visi menjadi lembaga pembaruan pemikiran Islam yang berlandaskan keadilan sosial dan kemanusiaan, MAARIF Institute terus memperkuat perannya sebagai pilar penting dalam memperjuangkan kebinekaan dan toleransi di Indonesia.

Profil Ma'arif  Institute:

  • Tahun berdiri: 2003
  • Fokus: Pembaruan pemikiran Islam, advokasi kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme
  • Pendiri utama: Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif
  • Lokasi: Jakarta Selatan
  • Website resmi: maarifinstitute.org

Kritisi Kebijakan Dedy Mulyadi: ‘Anak Nakal’ Dikirim ke Barak Militer

Baru-baru ini, MAARIF Institute menyampaikan keprihatinan atas rencana Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menginisiasi kebijakan mengirim siswa “berperilaku menyimpang” ke barak militer sebagai upaya mendisiplinkan mereka. Hal itu disampaikannya melalui akun X resmi mereka.

“MAARIF Institute menyampaikan keprihatinan atas rencana Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akan mengirim siswa “berperilaku menyimpang” ke barak militer. Ini bukan solusi. Ini bentuk kekerasan simbolik dalam dunia pendidikan,” tulis akun tersebut pada X.

Sekadar informasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan publik setelah meluncurkan kebijakan kontroversial mengirim anak-anak yang dianggap "nakal" ke barak militer sebagai upaya mendisiplinkan mereka. 

Program ini sudah diterapkan di beberapa daerah seperti Purwakarta, Bandung, dan Cianjur, dengan melibatkan TNI-Polri untuk memberikan pelatihan semi militer kepada siswa SMP yang terlibat dalam tawuran, narkoba, bolos sekolah, dan perilaku bermasalah lainnya.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PAPS SPMB 2025 Itu Apa? Mengenal Sistem Penerimaan Murid Baru yang Lebih Inklusif dan Berkeadilan

57 tahun lalu

Intoleransi Sukabumi, Penangguhan Penahanan Tersangka Tuai Protes: Bisa Timbulkan Trauma Psikologis

57 tahun lalu

 Aksi Getok Tarif Parkir di Bandung, Warga Dipalak Rp20.000 Pakai Karcis Palsu

57 tahun lalu

5 Fakta Kasus Intoleransi Sukabumi yang Bikin Dedi Mulyadi Turun Gunung!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal