Ismail Thomas mengenyam pendidikan di SD Katholik WR Soepratman pada tahun 1961-1967 dan SMP Katholik WR Soepratman pada tahun 1967-1970. Dia melanjutkan pendidikan ke SMA Katholik WR Soepratman tahun 1970-1973.
Di akhir 1973, Ismail Thomas hampir dikeluarkan dari asrama karena tidak mampu membayar uang asrama. Namun, setelah berusaha membujuk pengurus asrama dan mengatakan dia bersedia keluar setekah satu tahun untuk mencari biaya dan bisa diterima kembali meneruskan pendidikan, pengurus asrama pun luluh. Ismail Thomas akhirnya bisa menyelesaikan pendidikan SMA.
Setelah lulus SMA, Ismail Thomas melanjutkan ke D3 jurusan Hukum di Universitas Tujuh Belas Agustus (UNTAG) Samarinda. Selanjutnya dia kuliah S1 Ilmu Hukum di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STIH) Jakarta tahun 2000-2003 dan melanjutkan ke jenjang S2 Ilmu Administrasi Negara di Universitas Mulawarman, Kaltim pada tahun 2007-2009.
Ismail Thomas mengawali kariernya sebagai Supervisor di PT Kelian eQUATORIAL MULING (KEM) pada tahun 1990-2001. Pada 2001, ia banting setir sebagai politisi dengan menjadi Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat dan juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan periode 2000-2001
Dia juga dipercaya menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Barat pada tahun 2001-2018. Dari DPRD, dia mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Kutai Barat dan terpilih pada 2001-2006.
Setelah menjadi wakil, Ismail Thomas maju menjadi Bupati Kutai Barat dan menang selama dua periode, yakni 2006-2011 dan 2011-2016. Dia terpilih sebagai anggota DPR RI Dapil Kaltim pada Pemilu 2019 dan duduk di Komisi I DPR yang membidangi masalah pertahanan, militer, hubungan internasional, serta intelijen.
Demikian informasi seputar profil dan biodata Ismail Thomas.