Produsen Otomotif di Indonesia Berharap Konflik di Timur Tengah Cepat Berakhir, Ini yang Dikhawatirkan

Dani M Dahwilani
Produsen otomotif di Indonesia berharap konflik di Timur Tengah segera mereda sehingga tidak mengganggu industri yang sedang tumbuh. (Foto: AI)

Selain itu, perusahaan juga mengantisipasi kemungkinan kenaikan biaya logistik jika konflik membuat jalur distribusi internasional terganggu. Kondisi tersebut bisa berdampak pada biaya operasional hingga harga kendaraan.

Sementara itu, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao melihat konflik di Timur Tengah dari perspektif jangka panjang. Menurut dia, situasi geopolitik justru memperkuat urgensi percepatan elektrifikasi kendaraan di dunia.

Ketidakpastian pasokan energi fosil akibat konflik dinilai menjadi pengingat pentingnya transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan. Kendaraan listrik dianggap sebagai solusi untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi berbasis minyak.

"Kami konsisten dengan strategi elektrifikasi kendaraan," katanya.

Sebab itu, BYD menilai percepatan adopsi kendaraan listrik di berbagai negara akan semakin relevan di tengah dinamika geopolitik global. Tren elektrifikasi diyakini akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem energi yang lebih stabil dan ramah lingkungan.

Sebelumnya, PT Toyota-Astra Motor (TAM) wait and see dengan kondisi di Timur Tengah. Mereka menilai kondisi global masih sangat dinamis sehingga perusahaan memilih menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum mengambil langkah strategis.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kelola Selat Hormuz, AS Ancam Oman dan Siapkan Tekanan terhadap Iran

57 tahun lalu

Rupiah Kembali Melemah Pagi Ini, Dekati Rp18.000 per Dolar AS

57 tahun lalu

1,7 Juta Lebih Jemaah Laksanakan Haji Tahun Ini, Naik 2% Dibandingkan 2025

57 tahun lalu

Jumlah Jemaah Haji 2026 Naik meski Dibayangi Konflik Timur Tengah, Ini Data Resminya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal