Produk Plastik Murah China Banjiri Indonesia, Industri Mulai Kurangi Jam Operasional

Iqbal Dwi Purnama
Ilustrasi kelangkaan plastik imbas penutupan selat Hormuz. (Foto: Freepik)

Tekanan itu terjadi di tengah kebutuhan domestik yang masih besar. Pasar Indonesia masih bergantung pada impor untuk sejumlah jenis bahan baku plastik, sehingga menjadi sasaran produk murah dari luar negeri. 

Kondisi itu diperparah oleh perubahan arus perdagangan global yang membuat ekspor China semakin deras masuk ke Indonesia.

"Permintaan PE di Indonesia sekitar 2 juta ton, sementara pasokan dalam negeri baru sekitar 1,2 juta ton sehingga masih ada impor sekitar 800-900 ribu ton. Untuk PP, kebutuhan mencapai sekitar 2,1 juta ton, tetapi pasokan domestik baru sekitar 900 ribu ton sehingga impor masih sekitar 1,2 juta ton," kata Fajar.

Masuknya produk impor dengan harga rendah juga mulai memengaruhi aktivitas industri. Sejumlah perusahaan telah mengurangi jam operasional meski belum melakukan pemutusan hubungan kerja. 

"Di industri hulu memang belum ada PHK, tetapi pengurangan jam kerja sudah mulai terjadi. Yang sebelumnya menggunakan sistem shift kini berubah menjadi harian. Kalau kondisi ini terus berlangsung tentu bisa berujung pada PHK. Sementara tenaga kerja tidak langsung seperti bongkar muat, logistik, dan perusahaan pendukung lainnya sudah mulai mengalami pengurangan aktivitas," ucapnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Pramono Ditegur Istri gegara Aturan Pilah Sampah, Diingatkan Cuci Plastik Sambal

57 tahun lalu

Bahaya Nyantap Makan Panas Pakai Sendok Plastik, Ini Risikonya bagi Kesehatan

57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik, Tekan Lonjakan Harga

57 tahun lalu

Bahaya Plastik Hitam Dipakai Bungkus Daging, Bisa Picu Gangguan Saraf hingga Kanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal