Presiden Jokowi: Pandemi Covid-19 Memaksa Kita untuk Berubah

Nur Ichsan Yuniarto
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sidang Tahunan MPR (YouTube/Sekretariat Kabinet)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pandemi Covid-19 memaksa masyarakat untuk berubah. Perubahan itu dilakukan dengan meninggalkan kebiasaan lama yang tidak relevan seperti memakai masker dan tidak bersalaman.

"Pandemi Covid-19 telah memacu kita untuk berubah, mengembangkan cara-cara baru, meninggalkan kebiasaan lama yang  tidak relevan dan menerobos ketidakmungkinan," kata Presiden Jokowi saat berpidato di Sidang Tahunan MPR, Senin (16/8/2021).

Jokowi menambahkan, saat ini seluruh manusia dipaksa untuk membangun normalitas baru. Tak hanya itu, orang-orang juga melakukan hal yang selama ini dianggap tabu.

"Kita dipaksa melakukan hal-hal yang dianggap tabu selama ini. Memakai masker, menjaga jarak, tidak bersalaman dan   tidak membuat keramaian adalah kebiasaan baru yang dulu dianggap tabu," katanya.

Lebih lanjut Jokowi menambahkan, kebiasaan baru seperti bekerja dari rumah, pendidikan jarak jauh, rapat dan sidang secara daring kini dilakukan tanpa ragu.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal