Presiden Jokowi Ajak Keluarga Tanami Pekarangan sebagai Sumber Pangan Atasi Stunting

Anindita Trinoviana
Dalam peringatan Harganas ke-29, Presiden Jokowi mengajak keluarga di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan lahan pekarangan. (Foto: dok BKKBN)

"Kalau anak-anak kita pintar, cerdas, kita bersaing dengan negara lain itu mudah. Tetapi kalau anak kita stunting, gizinya nggak baik, nutrisinya nggak tercukupi maka nanti bersaing dengan negara-negara lain akan kesulitan," tutur Jokowi.

Selain kepada keluarga, Presiden juga meminta para kepala daerah, bupati, dan walikota untuk menggerakkan penanaman lahan pekarangan dengan tanaman pangan.

Untuk menurunkan prevalensi stunting, menurut Jokowi perlu kerja keras dan kerja bersama antara masyarakat dengan pemerintah.

"Karena itu untuk menurunkan stunting, kita betul-betul harus bekerja keras untuk menurunkan prosentasenya. Tahun 2024 harus turun 14 persen. Setuju?" ucapnya. 

Para peserta peringatan Harganas pun menyetujuinya.

Selain memanfaatkan pekarangan untuk pemenuhan gizi keluarga, di awal sambutannya, Presiden Joko Widodo menyebutkan adanya krisis pangan dan krisis energi akibat perang Rusia-Ukraina.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Indonesia Memasuki Masyarakat Menua, BKKBN: Lansia Perlu Perhatian Serius

57 tahun lalu

Tri Yulia Rizki Ananda Raih Women's Inspiration Award 2026, Bertekad Hapus Stunting dengan MBG

57 tahun lalu

Akses Kesehatan Reproduksi Perempuan Masih Terbatas, UNFPA Indonesia Ungkap Faktanya!

57 tahun lalu

Hashim Ungkap Asal-Usul Program MBG: Digagas Prabowo sejak 2006

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal