JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengutuk keras serangan Israel setelah gugurnya prajurit Indonesia yang tergabung dalam UNIFIL, Praka Rico Pramudia akibat serangan di Lebanon selatan pada akhir Maret 2026 lalu.
Praka Rico (31) wafat usai mengalami luka berat akibat ledakan artileri dari tank Israel di dekat kota Adchit Al Qusayr. Mendiang Rico sempat menjalani perawatan selama hampir sebulan di salah satu rumah sakit di Beirut.
“Indonesia kembali mengutuk keras serangan Israel yang menyebabkan gugurnya peacekeeper Indonesia. Serangan terhadap personel pemelihara perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang,” tulis keterangan Kemlu, Sabtu (25/4/2026).
Sejak insiden tersebut, Kemlu menegaskan, pemerintah terus melakukan koordinasi erat dan intensif dengan pihak UNIFIL.
Kemlu bersama pemerintah Lebanon, serta tim medis di Beirut juga telah memastikan penanganan medis dilakukan secara cepat dan optimal.