Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ngaku Panik dan Takut Ketahuan usai Kasusnya Viral

Ari Sandita Murti
Terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus mengaku merasa panik dan takut ketahuan saat kasusnya viral. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

"Tahu jika terdakwa 1 dan 2 terkena luka? Apa reaksi terdakwa?" tanya penasihat.

"Ketika di mess. Selama perjalanan (pulang usai menyiram) tidak ada komunikasi, begitu sampai di mess baru melihat Terdakwa I dan II. Panik dan bingung karena merasa Terdakwa I dan II terkena cairan tersebut, yang jelas takut ketahuan juga," kata Terdakwa III.

Sementara itu, Terdakwa II menambahkan, sejatinya dia dan Terdakwa I baru tiba di mess belakangan karena saat dalam perjalanan pulang usai menyiram Andrie Yunus, mereka mengambil rute yang jauh dibandingkan saat berangkat. Pasalnya, usai menyiram Andrie Yunus, dia merasa panik.

"Berangkat dan pulang, jauhan mana rute yang pulang diambil terdakwa II?" tanya penasihat.

"Jauhan pulang," jawab Terdakwa II.

"Kenapa dipilih jauh yang pulang, ga ingin cepat sampai (di mess)?" tanya penasihat.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Prajurit TNI Tunjukkan Bekas Luka usai Terciprat saat Siram Air Keras ke Andrie Yunus

Nasional
8 jam lalu

Prajurit TNI Penyiram Air Keras: Saya Kesal Lihat Andrie Yunus Arogan dan Overacting

Nasional
8 jam lalu

Andrie Yunus Tak Hadiri Sidang, Hakim Tegur Oditur Militer

Nasional
1 hari lalu

Aktivis KontraS Andrie Yunus Menolak Dijenguk Oditur Militer di RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal