Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ngaku Panik dan Takut Ketahuan usai Kasusnya Viral

Ari Sandita Murti
Terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus mengaku merasa panik dan takut ketahuan saat kasusnya viral. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

Berbeda dengan Terdakwa III, Terdakwa I Sersan Dua Edi Sudarko mengaku tidak tahu soal pemberitaan tersebut. Sebabnya, dia kala itu berada di mess dalam kondisi sakit dan tidak menyaksikan pemberitaan di media massa ataupun media sosial.

"Siap, kalau saya tidak melihat (pemberitaan) karena di mess keadaan sakit," ujar Terdakwa I.

Sementara itu, Terdakwa II Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi dan Terdakwa IV Letnan Satu Sami Lakka yang sama-sama mengaku tidak tahu jika terduga pelaku penyiraman air keras telah teridentifikasi berdasarkan rekaman CCTV. Sebab, mereka tidak mengikuti pemberitaan di media massa ataupun media sosial, khususnya di televisi.

"Siap, untuk saya Terdakwa II tidak melihat (pemberitaan)," tutur Terdakwa II.

"Siap, tidak pernah melihat (pemberitaan)," kata Terdakwa IV.

Terdakwa III mengaku, usai penyiraman terhadap Andrie Yunus tidak ada komunikasi saat dalam perjalanan pulang ke mess. Namun, saat tiba di mess dan tak lama Terdakwa I dan II tiba juga di mess, dia melihat kondisi keduanya tidak baik-baik saja.

Pasalnya, keduanya juga terkena cairan yang disiramkan ke Andrie Yunus. Kala itu, Terdakwa III juga merasakan panik dan kebingungan karena takut bakal ketahuan pula.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Prajurit TNI Tunjukkan Bekas Luka usai Terciprat saat Siram Air Keras ke Andrie Yunus

Nasional
8 jam lalu

Prajurit TNI Penyiram Air Keras: Saya Kesal Lihat Andrie Yunus Arogan dan Overacting

Nasional
8 jam lalu

Andrie Yunus Tak Hadiri Sidang, Hakim Tegur Oditur Militer

Nasional
1 hari lalu

Aktivis KontraS Andrie Yunus Menolak Dijenguk Oditur Militer di RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal