JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia percaya diri menghadapi berbagai gejolak global. Termasuk penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik Iran dan Amerika Serikat (AS) yang dapat berdampak pada perdagangan dan perekonomian dunia.
“Terjadi perang di mana-mana, terjadi Selat Hormuz ditutup, kita percaya diri, kita akan mampu mengatasi saudara-saudara sekalian,” ucap Prabowo saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti ancaman krisis pangan global yang diperkirakan semakin memburuk. Ia mengutip peringatan dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) terkait meningkatnya jumlah penduduk dunia yang mengalami kelaparan.
“Dan PBB sudah meramalkan tahun ini kelaparan di dunia akan masif. Dua tahun yang lalu sekitar 300 juta orang kelaparan di dunia, diperkirakan sekarang sudah meningkat jadi 500 juta, 700 juta FAO memberi warning,” kata Prabowo.
“Dan saudara-saudara, alhamdulillah kita sekarang sudah mulai ekspor, kita sekarang bantu negara-negara lain saudara-saudara sekalian,” paparnya.