Prabowo Terima Usulan Para Rektor, Laba BUMN Dibagi untuk Riset dan Inovasi

Binti Mufarida
Presiden Prabowo Subianto (foto: Sekretariat Presiden)

Presiden menjelaskan, pemerintah saat ini tengah membenahi tata kelola BUMN agar lebih efisien dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Dia menilai langkah penataan tersebut dilakukan dengan mengurangi jumlah BUMN yang dinilai tidak efektif.

Dari sekitar 1.000 BUMN yang pernah ada, pemerintah telah menutup lebih dari 200 perusahaan. Ke depan, jumlah BUMN ditargetkan tersisa sekitar 250 perusahaan.

“Dari 1.000 lebih BUMN sekarang kita sudah tutup lebih dari 200, lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 250 lah ya,” katanya.

Prabowo menilai penyederhanaan jumlah BUMN diperlukan untuk memangkas beban organisasi dan meningkatkan efisiensi pengelolaan perusahaan negara.

“Bayangkan lebih dari 750 kita tutup, 750 dirut, 750 direksi kali empat atau kali lima, 750 komisaris kali sepuluh. Overhead-nya (pengeluaran) kayak apa, gajinya kayak apa saudara-saudara. Ini uang rakyat semua, perusahaan tidak untung, hanya bayar overhead,” katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mensesneg Ungkap Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp4 Triliun, Dorong Peningkatan Penelitian

57 tahun lalu

Prabowo: Kalau Ada Perang Nuklir, Indonesia Kena Dampaknya

57 tahun lalu

Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Sisa 250, Soroti Pemborosan Gaji Direktur-Komisaris

57 tahun lalu

Prabowo Tampung Semua Aspirasi: Jangankan Profesor, Usulan Anak Desa Lewat TikTok Saya Tindak Lanjuti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal