JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan terkait dampak gempa kekuatan M7,6 dan tsunami di kawasan Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut), Kamis (2/4/2026). Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.
"Bapak Presiden tadi pagi-pagi sekali sudah menerima laporan dari Kepala BNPB terkait kejadian di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, terutama di Kota Bitung dan Kota Ternate," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya kepada awak media.
Teddy menjelaskan seluruh unsur terkait telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk penanganan cepat, termasuk proses evakuasi warga.
"Tim reaksi cepat BNBP daerah, aparat TNI-Polri, dan pemda sudah langsung mengecek dan mengevakuasi lokasi terdampak," ujarnya.
Dia juga menegaskan masyarakat yang terdampak diminta untuk tidak kembali beraktivitas di bangunan yang terdampak demi keselamatan.
"Ka BNPB sudah mengimbau agar warga tidak beraktivitas kembali di gedung yang terdampak. Hari ini Ka BNPB tiba di Sulawesi Utara dan tim lainnya akan tiba di Maluku Utara," kata Teddy.