“Kemarin juga Pak Mualem menyampaikan Bapak Presiden pada saat kunjungan kita ke Tamiang. Dan sepertinya Bapak Presiden berkeinginan untuk memberikan bantuan semacam bantuan Presiden untuk sapi atau daging ya sapinya atau kerbau atau daging untuk tradisi ini,” ungkap dia.
Lebih lanjut, Tito menjelaskan bantuan khusus tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama warga yang terdampak bencana. Dengan begitu, mereka tetap bisa menjalankan tradisi Meugang menjelang Ramadan.
“Dan saya kira akan membuat masyarakat juga merasa bergembira karena dukungan langsung Presiden,” pungkasnya.
Sebagai informasi, tradisi Meugang merupakan kebiasaan masyarakat Aceh yang dilakukan menjelang Ramadan dengan memasak dan menyantap daging bersama keluarga serta warga sekitar. Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan, kepedulian sosial, dan rasa syukur yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Aceh.