"Janjinya 25.000, ternyata yang dihasilkan 26.000," kata Prabowo, disambut tepuk tangan para hadirin.
Menurut Presiden, hal ini merupakan anomali dalam budaya bangsa Indonesia. Biasanya, di Indonesia para pejabat menyampaikan janji setinggi langit, tetapi yang terwujud tidak sesuai harapan.
"Kali ini dibalik, janji 25.000, hasilnya lebih dari yang dijanjikan," ujar Prabowo.
Prabowo menilai, hal ini merupakan tanda-tanda adanya perubahan atau transformasi di pemerintahan.
"Tanda-tanda transformasi, terutama transformasi mental, pikiran, dari para pejabat, para pemimpin, terima kasih Menteri Mauarar Sirait," kata Prabowo.