Prabowo Perintahkan Audit RS usai Ibu Hamil dan Bayi Meninggal Ditolak 4 Rumah Sakit

Binti Mufarida
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta agar RS di Papua diaudit usai ibu hamil dan bayi meninggal. (Foto: iNews.id)

Sementara itu, soal instruksi presiden agar dilakukan audit, Tito mengatakan audit yang dimaksud mencakup rumah sakit hingga para pejabat di Dinas Kesehatan, baik tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi.

"Melakukan audit internal masalahnya di mana. Dikumpulkan rumah sakit-rumah sakit itu, termasuk juga pejabat-pejabat yang di Dinas Kesehatan dan lain-lain, baik provinsi, kabupaten, dan juga yang swasta," tuturnya.

Tito mengatakan dari pihaknya di Kemendagri akan turut melakukan audit tentang aturan-aturan yang sudah ada.

"Termasuk Peraturan Kepala Daerah. Peraturan Bupati itu kan melibatkan Rumah Sakit Kabupaten Jayapura, kemudian juga aturan dari Peraturan Gubernur karena yang terakhir kan di Rumah Sakit Umum Provinsi namanya RSUD Dok II," kata dia.

Tito mengatakan ia juga sudah berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Ia menyebut, Menkes bersama pihak dari Kemendagri turun langsung ke Jayapura pada hari ini untuk melakukan audit.

Tito menyampaikan pesan dari Prabowo agar peristiwa yang dialami Irene Sokoy tidak terulang terhadap ibu hamil dan bayi lain.

"Sama tadi pesan dari Pak Presiden, jangan sampai terulang lagi hal yang sama. Segera lakukan audit untuk mengetahui pokok masalahnya dan lakukan perbaikan. Apakah fasilitasnya, ataukah tata kelolanya, ataukah orangnya, ataukah aturannya. Ini yang kami tunggu nanti, malam ini semuanya berangkat ke sana," pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya soal Prabowo Nombok Biaya Dinas Luar Negeri: Gak Ada Aturannya, Boleh Saja

57 tahun lalu

Prabowo Teken Perpres Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO

57 tahun lalu

Prabowo Terbitkan Perpres Baru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Isi Lengkapnya

57 tahun lalu

Pertimbangan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang jadi Kepala BGN: Tegas-Disiplin Jalankan SOP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal