Politikus Golkar Pertanyakan Sikap KemenHAM Ingin Jamin 7 Tersangka Intoleransi di Sukabumi

Achmad Al Fiqri
Politikus Golkar, Abraham Sridjaja. (Foto: Instagram)

Menurutnya, jika ingin menempuh jalan restorative justice atau upaya damai, tentunya merupakan hal yang baik. Namun, tidak seharusnya Kementerian HAM melibatkan diri sebagai penjamin penangguhan penahanan terhadap para tersangka.

"Itu adalah kekeliruan besar secara prinsip," tuturnya.

Abraham menyebut, kasus intoleransi di Sukabumi ini merupakan tindakan kriminal yang nyata dan sekaligus mengandung unsur pelanggaran hak asasi manusia. Dia pun mempertanyakan logika pernyataan Stafsus Kementerian HAM yang menyatakan pihaknya akan menjadi penjamin untuk para tersangka.

"KemenHAM seharusnya berdiri tegas membela korban, bukan justru memuluskan jalan bagi pelaku untuk lepas dari konsekuensi hukum," ujarnya.

Sebelumnya, KemenHAM meminta agar penahanan tujuh tersangka kasus intoleransi di Sukabumi ditangguhkan. Hal itu bagian dari upaya pendekatan keadilan restoratif (restorative justice) terkait kasus ini.

KemenHAM juga siap menjamin para tersangka dalam penangguhan ini.

"Kementerian HAM juga ikut mendorong agar para tersangka dilakukan penangguhan penahanan," tulis keterangan KemenHAM, dikutip Jumat (4/7/2025).

KemenHAM melalui Staf Khusus Menteri HAM Thomas Harming Suwarta dan Stanislaus Wena sebelumnya bertemu unsur Forkompimda Kabupaten Sukabumi dan tokoh lintas agama.

Pertemuan berlangsung di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jalan Ahmad Yani, Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (3/7/2025).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Hotman Sentil Menteri HAM Mau Jamin 7 Tersangka Intoleransi Sukabumi: Jangan Coba-coba

1 tahun lalu

KemenHAM Siap Jamin 7 Tersangka Intoleransi di Sukabumi, Minta Penahanan Ditangguhkan

6 jam lalu

Gempa M5,0 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

4 hari lalu

Mensesneg soal Desakan Teken Rencana Aksi Nasional HAM: Saya Cek dan Jadi Catatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal