Polisi Israel Serang Warga Palestina di Al-Aqsa, PBNU: Kejahatan Kemanusiaan yang Keji

Felldy Aslya Utama
Polisi Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa yang sedang dipenuhi warga Palestina melaksanakan ibadah. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengutuk insiden penyerangan oleh polisi Israel terhadap warga Palestina yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Bahkan PBNU menyebut kejadian itu sebagai kejahatan kemanusiaan yang keji.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Helmy Faishal Zaini menegaskan tindakan polisi Israel itu melukai kemanusiaan. Apalagi serbuan itu dilakukan di tengah bulan Ramadan.

"PBNU mengecam keras tindakan kepolisian Israel yang melakukan penyerangan terhadap warga sipil Palestina, terlebih ini merupakan bulan suci Ramadan. Bulan saat umat Islam dan saudara-saudara di kita di Palestina sedang menjalankan ibadah puasa. Tragedi ini merupakan kejahatan kemanusiaan yang keji," ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (10/5/2021).

Kemudian PBNU mendesak PBB untuk melakukan langkah cepat dan upaya strategis agar Palestina kembali damai dan berdaulat sebagai negara yang diakui oleh seluruh bangsa di dunia. Lalu Helmy mengatakan PBNU mendesak pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatis dan ikut andil dalam upaya menciptakan perdamaian di Palestina. 

"Upaya ini penting dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab internasional yakni turut berperan dalam usaha menciptakan perdamaian dan keamanan dunia," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir

57 tahun lalu

Trump Kecam Netanyahu: Dia Seharusnya Berterima Kasih!

57 tahun lalu

Hilal Tak Terlihat, PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Rabu 17 Juni 2026

57 tahun lalu

Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Perjuangan Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal