Petobo Terkubur Lumpur usai Gempa, Ini 5 Fenomena Likuifaksi di Dunia

Ilma De Sabrini
Rumah penduduk di Desa Petobo, Palu Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, hancur akibat gempa bumi pada Jumat (28/9/2018) lalu. (Foto: Antara/Akbar Tado).

PALU, iNews.id – Gempa bumi dan tsunami yang menggguncang Palu, Sulawesi Tengah turut mengubur Desa Petobo, Palu Selatan, Palu. Akibat dampak likuifaksi, ratusan rumah di desa itu tertimbun lumpur hitam. Ratusan orang diperkirakan tewas terkubur.

Dalam video amatir yang beredar sebelumnya, tampak sejumlah rumah ‘berjalan’ karena terseret lumpur hitam. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, 744 rumah di Petobo menjadi korban.

Sutopo menjelaskan, peristiwa di Petobo adalah fenomena likuifaksi (liquefaction) atau pencairan tanah (soil liquefaction). ”Fenomena ini menyebabkan tanah berubah menjadi lumpur seperti cairan dan kehilangan kekuatan. Akibatnya pondasi bangunan roboh karena dan tanahnya ambles,” kata dia di Jakarta, Senin (10/1/2018).

Menurut Ensiklopedia Britannica, likuifikasi terjadi karena getaran yang dihasilkan gempa membuat tekanan air meningkat dan membuat sifat tanah berubah dari padat (solid) menjadi cair (likuid).

Penulis Seed dan Idriss menjelaskan, peristiwa likuifaksi sering terjadi di daerah rawan gempa bumi besar yang tersusun oleh endapan pasir jenuh air dengan kepadatan rendah dan di daerah dengan pergerakan permukaan ko-seismik melebih nilai batas ambangnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

57 tahun lalu

BNPB: 40 Rumah Rusak akibat Angin Kencang di Ciputat Tangsel

57 tahun lalu

Fenomena Hari Tanpa Hujan Picu Kekeringan di Bima hingga Karhutla di Lhokseumawe

57 tahun lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,8 Guncang Bitung Sulut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal