Petang Kelabu di Yogya: Kisah Gugurnya Abdulrachman Saleh, Adisutjipto dan Adi Soemarmo

Zen Teguh Triwibowo
Pemindahan kerangka pahlawan dan perintis AU, Abdulrachman Saleh dan Adisutjipto dari Pemakaman Pakuncen, Bantul, DIY pada 14 Juli 2000. (Foto: Dispenau).

“Secara bertubi-tubi peluru dimuntahkan ke pesawat Dakota VT-CLA. Pesawat ini jatuh kemudian membentur pohon, patah menjadi dua dan terbakar, hanya sebagian ekornya saja yang masih utuh,” bunyi pernyataan TNI AU.

Tragedi itu sangat menyakitkan bagi militer Indonesia, terutama Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI). Awak dan penumpang meninggal dunia.

Mereka yang gugur yakni Komodor Muda Udara Abdulrachman Saleh, Komodor Muda Udara Agustinus Adisutjipto, Opsir Udara Adisoemarmo Wiryokusumo, dan Zainal Arifin. Kemudian, pilot Alexander Noel Constantine (Wing Comander Australia), Co pilot Squadron Leader Inggris Roy Hazelhurst, Juru Teknik India Bidha Ram dan Ny Constantine.

Menurut TNI AU, ada seorang penumpang selamat yakni Gani Handonotjokro, yang kebetulan duduk dekat ekor.

Versi berbeda ditulis Irna Soewito. Dalam buku Kedirgantaraan itu disebutkan Ny Alexander Noel Constantine masih hidup, namun dalam kondisi luka parah. Sedangkan Gani selamat dengan luka ringan.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
13 hari lalu

Prabowo Sambut PM India Narendra Modi di Yogyakarta, Langsung Menuju Candi Prambanan

15 hari lalu

PM India Narendra Modi bakal Kunjungi Candi Prambanan saat di Yogyakarta

15 hari lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

15 hari lalu

PM India Narendra Modi Dijadwalkan Kunjungi Yogyakarta usai Bertemu Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal