Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan Masyarakat, Agus Taufiq Desak Pemerintah Perluas Lapangan Kerja

iNews
Kepala Unit Rumah Kerja DPP Partai Perindo Agus Taufiq (Foto: Partai Perindo)

Agus mengingatkan tekanan tersebut berpotensi memperlemah konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional. Kondisi itu juga membuat kemampuan masyarakat menyimpan dana cadangan semakin terbatas.

Survei Litbang Kompas mencatat 59,9 persen responden belum siap menghadapi kondisi ekonomi yang lebih berat karena tidak memiliki tabungan maupun dana darurat. Di sisi lain, hanya 37,1 persen responden yang mengaku memiliki kesiapan finansial.

"Kerentanan ini harus dijawab dengan kebijakan yang menyentuh akar persoalan. Pemerintah perlu mempercepat penciptaan lapangan kerja, memperkuat sektor padat karya, memperluas akses pembiayaan UMKM produktif, dan memastikan program perlindungan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang kehilangan penghasilan," tegas Ketua Umum Ikatan Alumni Teknik Mesin UI 2024-2027 ini.

Agus juga menyoroti kekhawatiran masyarakat terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok dan sulitnya memperoleh pekerjaan. Survei menunjukkan 39,1 persen responden mengkhawatirkan kenaikan harga bahan pokok, sedangkan 61,8 persen menilai mencari pekerjaan di lingkungan tempat tinggalnya kini semakin sulit.

Dia menegaskan pengendalian inflasi harus berjalan beriringan dengan kebijakan yang mampu menciptakan pekerjaan berkualitas. Menurutnya, menjaga daya beli masyarakat hanya dapat dicapai apabila kesempatan kerja tetap terbuka dan pendapatan masyarakat terus meningkat.

"Perlindungan tenaga kerja tidak cukup dilakukan setelah masyarakat kehilangan pekerjaan. Yang jauh lebih penting adalah memastikan iklim usaha tetap bergerak sehingga perusahaan mampu mempertahankan pekerja, membuka rekrutmen baru, dan memberi ruang peningkatan pendapatan masyarakat," pungkas Agus.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Jamin Fundamental Ekonomi Kokoh: Indonesia Tidak Sedang Menuju Krisis!

57 tahun lalu

Purbaya Siapkan Kredit Bunga 4 Persen untuk UKM Eksportir, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

57 tahun lalu

Purbaya Kembali Guyur Dana Rp400 Triliun ke Bank Himbara: Ekonomi Siap Lari Lagi!

57 tahun lalu

Resmi! Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN Selama Libur Sekolah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal