Perjalanan Pengadaan Laptop Chromebook di Kemendikbudristek: Gagal di Era Muhadjir, Diloloskan Nadiem

Ari Sandita Murti
Aditya Pratama
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim saat memenuhi panggilan pemeriksaan Kejagung, Kamis (4/9/2025). (Foto: Ari Sandita Murti)

"NAM mengundang jajarannya di antaranya H Dirjen Dikdasmen, T Kepala Badan Litbang Kemendikbudristek, JT dan FH staf khusus menteri telah melakukan rapat tertutup melalui Zoom Meeting dan mewajibkan peserta menggunakan headset yang membahas pengadaan atau kelengkapan alat TIK menggunakan Chromebook sebagaimana perintah NAM. Sedangkan saat itu pengadaan TIK belum dimulai," ucapnya.

Nurcahyo juga mengungkapkan bahwa pengadaan laptop berbasis Chromebook sebelumnya sudah pernah diuji coba di era Muhadjir Effendy. Namun, gagal karena tidak bisa digunakan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Kemendikbudristek sekitar awal 2020, NAM menjawab surat Google untuk ikut partisipasi dalam pengadaan alat TIK. Padahal, sebelumnya surat Google tidak dijawab menteri sebelumnya yaitu ME yang tidak merespons karena uji coba pengadaan Chromebook tahun 2019 telah gagal dan tidak bisa dipakai untuk sekolah garis terluar atau daerah 3T," tuturnya.

Kemudian, pada Februari 2021 Nadiem menerbitkan Permendikbudristek Nomor 5 Tahun 2021 tentang petunjuk operasional dana alokasi khusus fisik reguler bidang pendidikan tahun anggaran 2021 yang dalam lampirannya sudah mengunci spesifikasi ChromeOS.

Sebelumnya, Kejagung menetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nadiem Makarim Ditahan di Rutan Salemba usai Jadi Tersangka Korupsi Laptop

57 tahun lalu

Breaking News, Nadiem Makarim Ditetapkan Tersangka Korupsi Laptop

57 tahun lalu

Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG

57 tahun lalu

Breaking News: Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Ini Tampangnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal