Namun, pria kelahiran Riau 22 Juli 1975 akhirnya berlabuh pada pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Pada 2021, Noel sempat ditunjuk menjadi komisaris utama anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia, PT Mega Eltra. Namun, jabatan tersebut berumur pendek. Dia dicopot pada 2022.
Kemudian pada 21 Oktober 2024, Noel dilantik Prabowo sebagai Wamenaker dalam Kabinet Merah Putih. Di posisi ini, Immanuel melakukan berbagai inisiatif, seperti peluncuran aplikasi Laboranyawamen.id untuk aduan pekerja, serta melakukan inspeksi mendadak terhadap perusahaan yang menahan ijazah karyawan.
Selain itu pada pertengahan Juni 2025, dia ditunjuk sebagai Komisaris PT Pupuk Indonesia (Persero) berdasarkan SK resmi.
Noel ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama 10 orang lain.