Peristiwa Mandor Berdarah, Kejamnya Jepang Lakukan Pembantaian Massal di Kalbar 

Faieq Hidayat
Peristiwa Mandor Berdarah terjadi tepat hari ini Jumat (28/6/2024), atau 80 tahun yang lalu.. (Foto istimewa).

Shuchijichiyo Seibu Youmu atau Gubernur Negara Bagian Youmu Seibu disebut bertanggungjawab atas pembantaian massal ini. Tercatat lebih 21.000 orang tewas, namun pihak Jepang menyatakan korban hanya 1.000 orang. 

Untuk mengenang Peristiwa Mandor Berdarah, Pemprov Kalbar menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2007 sebagai Hari Berkabung pada 28 Juni. Hal merupakan bentuk kepedulian sekaligus apresiasi dari DPRD terhadap perjuangan pergerakan nasional yang terjadi di Mandor.

Sebelum terjadi peristiwa Mandor, juga terdapat peristiwa Cap Kapak. Saat itu tentara Jepang secara paksa mendobrak pintu-pintu rumah masyarakat karena mereka ingin menakut-nakuti masyarakat agar tidak berani untuk melakukan pemberontakan.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Gempa Besar Guncang AS, Venezuela, dan Jepang, Ini Penjelasan Ahli

57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang

57 tahun lalu

Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal