Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam: Pengertian, Jumlah dan Tugasnya

Assyifa Nurul Aini
Perbedaan Nabi dan Rasul

  • Sifat Nabi dan Rasul

Nabi adalah manusia biasa yang menjalankan hidup seperti orang pada umumnya. Nabi juga mengalami sakit, lemah, tua, hingga kematian. Akan tetapi yang membedakannya adalah Nabi memiliki keistimewaan maupun sifat luhur dan agung sesuai kedudukannya.

Rasul diambil dari golongan umat itu sendiri, artinya berdasarkan dengan keturunan mulia. Rasul telah dipilih Allah SWT dan diberikan karunia, seperti kesucian rohani.

  • Cara Turunnya Wahyu

Turunnya wahyu kepada Nabi dan Rasul ini juga menjadi salah satu perbedaan. Nabi hanya mendapatkan wahyu melalui mimpi dan tidak menerima kitab suci.

Sedangkan Rasul dapat menerima wahyu melalui mimpi ataupun melalui malaikat, serta dapat melihat dan berkomunikasi secara langsung dengan malaikat dan Rasul menerima kitab suci.

Itulah perbedaan Nabi dan Rasul yang wajib kamu ketahui. Jadi, yang perlu diingat bahwa Nabi dan Rasul sama-sama mengajarkan kebaikan dan menjadi suri tauladan untuk seluruh umat islam.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Al-Azhar Mesir Puji Indonesia Kembangkan SDM Islam Moderat

Internasional
13 hari lalu

Australia Tolak Masuk Influencer Israel Penghina Islam

Destinasi
23 hari lalu

Wisata Religi Masjid Keramat Luar Batang, Jelajah Jakarta Tempo Dulu di Sini!

Muslim
2 bulan lalu

Fenomena Hujan Meteor Geminid Pertanda Apa Dalam Islam? Begini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal