Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam: Pengertian, Jumlah dan Tugasnya
Perlu diketahui dan ingat bahwa umat muslim wajib mengimani 25 Nabi dan Rasul, yaitu Adam, Idris, Nuh, Hud, Shaleh, Ibrahim, Luth, Isma’il, Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Ayyub, Syu’aib, Harun, Musa, Dzulkifli, Daud, Sulaiman, Ilyas, Alyasa’, Yunus, Zakariya, Yahya, Isa, dan Muhammad SAW.
Ulul azmi merupakan sebutan untuk lima Nabi dan Rasul yang memiliki keistimewaan, yaitu mereka memiliki ketabahan dan kesabaran yang luar biasa dalam menyebarkan ajaran tauhid. Nabi dan Rasul yang termasuk ke dalam ulul azmi adalah Nuh AS, Ibrahim AS, Musa AS, Isa AS, dan Muhammad SAW.
Nabi menerima wahyu dari Allah dan tugasnya adalah meneruskan atau mengokohkan syariat yang telah ada sebelumnya kepada kaum tertentu. Jadi, Nabi itu tidak memiliki umat yang dibimbing.
Rasul menerima wahyu dari Allah dengan syariat yang baru dan bertugas untuk menyampaikan serta mengajarkan perintah dan larangan Allah SWT kepada umatnya. Jadi, Rasul memiliki umat yang dibimbing
Rasul memiliki tiga ajaran pokok yang harus disampaikan kepada umatnya, di antaranya: