Perang AS-Iran Bisa Meletus, SBY Tulis Pesan untuk Trump dan Khamenei

Felldy Aslya Utama
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (dok. istimewa)

Dia juga menyoroti karakter unik kedua pemimpin tersebut. Trump, menurutnya, memiliki kepentingan reputasi dan legacy politik. Sementara Khamenei menghadapi apa yang disebutnya sebagai “survival interest”, mengingat eskalasi konflik bisa berdampak pada stabilitas rezim di Iran.

Di tengah spekulasi bahwa kegagalan perundingan akan langsung memicu perang besar, SBY menilai situasinya tidak sesederhana itu. Dia berpandangan keputusan perang tidak akan diambil secara gegabah karena risikonya sangat tinggi bagi kedua negara.

"Banyak pihak yang memprediksi atau menyimpulkan jika perundingan ini gagal, maka perang besar pun akan segera meletus. Ibaratnya kondisi sudah matang. Tinggal menunggu komando Trump dan Khamenei," ujar SBY.

SBY menggarisbawahi dua pertimbangan penting sebelum seorang “commander-in-chief” memutuskan perang. Pertama, apakah perang benar-benar menjadi keharusan (war of necessity) atau sekadar pilihan (war of choice). Kedua, apakah perang tersebut secara rasional bisa dimenangkan dan sejalan dengan kepentingan rakyat yang dipimpin.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

57 tahun lalu

Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon

57 tahun lalu

Hubungan Retak! Pemerintahan Donald Trump Diam-Diam Dekati Oposisi Israel, Singkirkan Netanyahu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal