Penyelidik KPK Ungkap Ada Pimpinan Bilang Siapa yang Berani Tersangkakan Hasto

Nur Khabibi
Penyelidik KPK, Arif Budi Raharjo saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan suap PAW anggota DPR dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (16/5/2025). (Foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Arif Budi Raharjo mengungkapkan awal mula pernyataan 'siapa yang berani mentersangkakan Hasto'. Menurutnya, pernyataan tersebut muncul saat ekspos kasus Harun Masiku usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang salah satunya menyasar eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan pada 8 Januari 2020 lalu. 

Hari selanjutnya setelah OTT atau pada 9 Januari 2020 dilakukan ekspose yang salah satu poinnya untuk membahas siapa saja pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. 

Hasilnya, Wahyu Setiawan ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. Sedangkan Agustiani Tio Fridelina, Saeful Bahri, dan Harun Masiku tersangka pemberi suap. 

Jaksa kemudian mengonfirmasi perihal adanya pernyataan 'siapa yang berani Hasto tersangka' saat ekspos tersebut. 

"Seingat saksi, apakah ada statement, 'siapa yang berani Hasto tersangka' walaupun faktualnya saat ini terdakwa sudah ada di sini, cuman kami butuh penegasan bahwa ini menjadi isu yang ke mana-mana supaya menjadi fakta, semua tahu bahwa saksi ada di situ. Bisa tolong disampaikan?," tanya jaksa dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (16/5/2025).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Respons Ketua KPK soal Dugaan Dirjen Bea Cukai Terima Aliran Dana Suap Impor Barang

Nasional
6 jam lalu

Jaksa Sebut Dirjen Bea Cukai Terima 6 Kali Amplop dari Bos Blueray

Nasional
16 jam lalu

KPK Tegaskan 100 Persen Dukung MBG: Kami Yakin Tujuannya Mulia

Nasional
1 hari lalu

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Pengembangan Kasus Korupsi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal