Penipuan Rekrutmen PT KAI, Tersangka Iming-imingi Korban Jadi Kepala Stasiun

Irfan Ma'ruf
Dua tersangka kasus penipuan berkedok rekrutmen pegawai PT KAI ditunjukkan di Polda Metro Jaya, Senin (23/12/2019). (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf).

JAKARTA, iNewa.id - Polisi menangkap dua tersangka penipuan dan penggelapan bermodus rekrutmen pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dalam aksinya mereka berhasil memperdaya 43 korban.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kedua tersangka yakni Fajar Tri Santoso (FTS) dan Ikhwansyah Lufiara (IL). Mereka melancarkan aksi penipuan melalui grup WhatsApp (WA).

Untuk meyakinkan sasarannya, FTS dan IL mengaku sebagai jajaran direksi PT KAI mulai HRD hingga vice president train crew PT KAI. Kedua tersangka memakai tiga ponsel berbeda dan menggunakan foto profil WA jajaran direksi KAI.

"Tiga jabatan PT KAI dicatut namanya. Kasus penipuan ini sudah berjalan sejak Agustus hingga Oktober 2019. Sebanyak 43 orang telah menjadi korban penipuan itu, namun baru 19 orang yang melapor ke polisi," kata Yusri dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019).

FTS berperan sebagai otak dari kasus penipuan itu. Sementara, IL berperan mencari para korban yang berminat menjadi pegawai PT KAI. Kedua tersangka menjanjikan sejumlah jabatan kepada para korbannya, antara lain sekretaris dan kepala stasiun.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
18 jam lalu

Polda Metro Jaya Dalami Laporan PWI dan MIO, Hotman Paris Segera Dimintai Keterangan

1 hari lalu

PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3, Jaksa Tak Hadir

1 hari lalu

Polda Metro Bakal Panggil Hotman Paris terkait Kasus Dugaan Hina Profesi Wartawan

2 hari lalu

Terungkap, Atlet Golf Jesslyn Wijaya Terbang ke Malaysia Sehari usai Dilaporkan Diculik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal