2. Teori Memory Recall
Teori ini menjelaskan bahwa dejavu dapat terjadi ketika kita mengalami peristiwa yang mengingatkan kita pada suatu pengalaman di masa lalu.
Hal ini dapat terjadi karena otak kita secara otomatis membandingkan pengalaman baru dengan pengalaman lama yang tersimpan dalam memori.
Jika terdapat kesamaan antara kedua pengalaman tersebut, kita mungkin akan merasa seolah-olah telah mengalami peristiwa tersebut sebelumnya.
Contoh:
Seorang dewasa mengunjungi sebuah coffee shop bernuansa Eropa di bilangan Kemang. Ia merasa familiar dengan bangunan tersebut, dan ternyata interior di sana mirip dengan kafe asli di Jepang yang pernah ia kunjungi waktu kecil.
Hal ini terjadi karena otak orang dewasa tersebut secara otomatis membandingkan pengalaman barunya dengan pengalaman lama yang tersimpan dalam memori.