Pengamat Militer: Pembentukan Kodam di Tiap Provinsi Tak Salah tapi Harus Melalui Penelitian

Faieq Hidayat
Pengamat Militer sekaligus Ketua DPP Partai Perindo bidang Hankam dan Siber Dr. Susaningtyas Kertopati

"Seharusnya Outcome Income  sudah diperhitungkan melalui berbagai macam simulasi untuk melaksanakan berbagai macam OMP dan OMSP. Termasuk di dalamnya adalah simulasi penganggaran agar pembentukan dan operasionalisasi Kodam," katanya.

"Jika ancaman semakin tinggi/besar maka tentu saja tidak cocok jika terlalu ramping apalagi prajurit tidak dibekali pengetahuan perang yang cukup," katanya.

Dia juga mempertanyakan apakah sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta ( Sishankamrata) masih valid. Jika masih valid, pembentukan Kodam baru harus mengacu Renstra III tahun 2019-2024.

"Apakah Sishankamrata kita masih valid? Apakah sistem pertahanan pulau-pulau besar masih dipertahankan ? Kalau masih valid dan dipertahankan maka pembentukan Kodam baru harus mengacu ke Rencana Strategis III  2019 - 2024. Bukan orientasi menambah jabatan belaka," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Warga Sipil Terluka Kena Peluru Nyasar di Kampus UNP, TNI AD Turun Tangan

57 tahun lalu

TNI AD soal Film Pesta Babi: Kami Tak Antikritik tapi Kritik Harus sesuai Fakta Lapangan

57 tahun lalu

Prajurit Bantu Polisi Buru Begal, TNI AD: Operasi Militer Selain Perang

57 tahun lalu

TNI AD Turun ke Jalan Buru Begal, Penindakan Disebut Tetap Kewenangan Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal