Peneliti Hubungan Internasional Ungkap Alasan Model United Nations Harus Populer di Indonesia

Niko Prayoga
Peneliti Hubungan Internasional, Calvin Khoe. (Foto: Istimewa)

Meski demikian, ia menyebut bahwa ada beberapa hambatan utama yang membuat siswa terkadang ragu untuk mengikuti MUN. Salah satunya adalah kendala bahasa Inggris yang sering dianggap sebagai tembok pemisah.

Maka dari itu, ia mendorong agar penyelenggaraan MUN bisa lebih digalakan. Bahkan, harus bisa menyasar sekolah negeri dan swasta yang berbasis agama maupun non agama.

"Kalau buat saya kombinasinya harus 50/50 antara sekolah negeri dan sekolah internasional. Jadi saya tahu nih biasanya kalau MUN ini kan orang-orang enggak mau datang karena satu masalah bahasa Inggris, itu gap-nya. Tapi buat saya ini kesempatan juga untuk memperbanyak sekolah negeri untuk ikut," ucap Calvin.

Selain itu, perluasan keterlibatan sekolah juga harus didukung dengan strategi outreach yang masif dan dapat mengubah stigma bahwa MUN adalah kegiatan yang membosankan atau terlalu rumit.

"Jadi, saran saya konsisten. Terus outreach-nya atau penjangkauannya diperluas. Sekolah Katolik atau yang swasta Muslim itu harus banyak diajakin supaya mereka bertanya ini apaan ya. Nanti dari sana mereka melihat, oh ini lebih menarik daripada hanya lomba debat atau lomba bahasa Inggris," tambah dia.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gelar Simulasi Sidang PBB MUN 2025, IPEKA IICS Siap Cetak Diplomat Andal

57 tahun lalu

IPEKA IICS Angkat Isu Rasisme hingga Mempertahankan Nilai Budaya di MUN 2025

57 tahun lalu

Gubernur Malut Terpilih Sherly Tjoanda Harap MUN 2025 Lahirkan Diplomat Handal

57 tahun lalu

Kembangkan Jiwa Kepemimpinan Anak Muda, IPEKA IICS Gelar MUN 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal