Pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan secara manual ini menurut pengajar jurusan ilmu politik dari Universitas Indonesia Sri Budhi Eko Wardhani membuat pemilu di Indonesia termasuk unik dan paling kompleks di dunia.
Penghitungan manual secara berjenjang itu juga membuat hasil penghitungan atau rekapitulasi berlangsung lama. "Mungkin Indonesia adalah satu-satunya negara di dunia yang hasil penghitungan suaranya baru diketahui 30 hari sesudahnya," kata Dhani.
Pemungutan suara akan dimulai pukul 07.00 pagi dan sudah harus selesai pada pukul 13.00 siang. Sesudah itu akan dilakukan rekapitulasi secara berjenjang, mulai dari TPS, mengikuti jalur administrasi pemerintahan, hingga mencapai ke KPU RI.
Rekapitulasi akan memakan waktu 18 April hingga 22 Mei 2019. Sebelumnya penghitungan suara atau rekapitulasi ini harus selesai dalam satu hari, tapi sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), penghitungan waktu untuk ini bisa ditambah menjadi satu hari plus 12 jam.
Pemilu kali ini akan menjadi tantangan bagi para penyelenggara di tingkat bawah karena baru untuk pertama kalinya mereka harus menangani lima kertas suara sekaligus.