Pemerintah Setop Impor Gula Rafinasi!

Tangguh Yudha
ilustrasi pemerintah setop impor gula rafinasi. (Foto: freepik)

Sudaryono mengaku ada kebocoran gula rafinasi ke pasar tradisional, padahal gula itu seharusnya hanya untuk industri. Ia menegaskan bahwa praktik ini telah ditemukan di banyak pasar yang berpotensi merugikan petani lokal.

"Ditemukan di banyak pasar. Gula rafinasi itu kan strict, dia kebutuhannya untuk kebutuhan industri saja, makanan dan minuman dan seterusnya ya. Itu kan nggak boleh dijual kiloan kepada masyarakat," ujarnya.

Meski tidak diungkap berapa jumlah kebocoran gula rafinasi yang tersebar di masyarakat, namun Sudaryono menegaskan bahwa kebocoran gula rafinasi ke pasar konsumsi menyebabkan penurunan serapan gula konsumsi yang diproduksi petani. Sebab, harga gula rafinasi jauh lebih murah. 

"Efeknya adalah gula konsumsi yang diproduksi dari petani yang digiling di pabrik gula, itu serapannya rendah. Seratus ribu ton macet sehingga kan itu merugikan petani. Karena gula rafinasi itu harganya jauh lebih murah daripada gula konsumsi. Nah kalau gula rafinasi yang jauh lebih murah ini kemudian leaking kan ini namanya kejahatan dong ya," lanjutnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kurangi Gula? Menkes Sarankan Pakai Pemanis dari Daun Tanaman Ini

57 tahun lalu

Kecap Manis Ternyata Tinggi Garam, Menkes: 4 Sendok Makan Sudah Lewat Batas WHO

57 tahun lalu

Menkes Ungkap Fakta Es Teh Manis, Waspada Segelas Mengandung 30 Gram Gula

57 tahun lalu

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Diskusi di UGM, Tegaskan Siap Dialog dengan Siapa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal