Pemerintah Perkuat Pengamanan Penerbangan Perintis di Papua Pascapenembakan Pesawat Smart Air

iNews
Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono memimpin rapat koordinasi di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Jumat (20/2/2026). (Foto: Kemenko Polkam)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memperkuat pengamanan penerbangan perintis dan fasilitas layanan publik di Papua setelah insiden penembakan pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR, milik PT Smart Cakrawala Aviation, rute Tanah Merah – Danawage/Koroway Batu, pada 11 Februari 2-26. Langkah tersebut untuk menjamin keselamatan masyarakat serta memastikan layanan publik dan distribusi logistik tetap berjalan.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago melalui Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono menegaskan, negara tidak akan pernah mundur dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan rakyat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua. Pemerintah segera mengevaluasi secara menyeluruh terhadap sistem pengamanan penerbangan dan objek vital nasional di wilayah tersebut.

"Pemerintah telah mengambil langkah cepat, terukur dan terkoordinir dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan penerbangan di Papua," kata Purwito, dalam rapat koordinasi "Ancaman terhadap Keamanan Udara Nasional dan Fasilitas Umum di Wilayah Papua" di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Jumat (20/2/2026). 

Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono memimpin rapat koordinasi di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Jumat (20/2/2026). (Foto: Kemenko Polkam)

Purwito mengatakan, penutupan sementara sejumlah bandara dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keselamatan awak pesawat dan masyarakat. Penutupan tersebut sekaligus memberi ruang dan waktu bagi penguatan pengamanan oleh aparat TNI dan Polri.

Insiden penembakan terhadap pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation pada rute Tanah Merah–Danawage/Koroway Batu sebelumnya memicu penutupan sementara 11 bandara. Penutupan itu berdampak pada terganggunya mobilitas warga serta sejumlah layanan publik, termasuk fasilitas kesehatan.

Dalam rapat tersebut diputuskan, Bandara Koroway Batu, Bandara Beoga, dan Bandara Iwur akan dibuka kembali secara bertahap setelah kondisi pengamanan dinyatakan memadai. Pemerintah memastikan konektivitas tetap terjaga agar distribusi logistik, pelayanan kesehatan, dan kebutuhan dasar masyarakat Papua tidak terputus.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Papua
2 hari lalu

4 Anggota KKB Ditangkap di Yahukimo, 2 Orang terkait Penembakan Pesawat Smart Air

Nasional
4 hari lalu

Daftar 11 Bandara Papua yang Ditutup Sementara imbas Penembakan Pesawat Smart Air

Nasional
4 hari lalu

Kemenhub Tutup Sementara 11 Bandara di Papua usai KKB Tembaki Pesawat Smart Air

Shorts
6 hari lalu

KKB Tembak Pesawat Smart Air di Papua, Pilot dan Kopilot Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal