Pemerintah Luncurkan Aplikasi Ayo ke Taman Nasional, Pendaki Bisa Beli Tiket Lebih Mudah

Felldy Aslya Utama
Yuwantoro Winduajie
Menhut Raja Juli Antoni (dok. Kemenhut)

“Saya sebagai Menteri Kehutanan memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan taman nasional dan taman wisata alam yang bapak ibu kunjungi menjadi tempat yang aman, nyaman, dan memberikan pengalaman yang baik bagi seluruh pengunjung,” ujarnya.

Karena itu, Menhut merasa pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan taman nasional. Dia mengungkapkan, saat pertama menjabat sebagai Menhut, sistem penjualan tiket di sejumlah kawasan konservasi masih dilakukan secara manual dengan sistem sobek tiket atau bonggol.

“Satu setengah tahun lalu saya masuk ke Kementerian Kehutanan, sistem tiketnya masih sistem sobek. Saya merasa ini tidak efektif, tidak efisien, sekaligus tidak transparan dan akuntabel,” katanya.

Oleh karena itu, dia mendorong percepatan digitalisasi layanan, salah satunya menerapkan sistem tiket elektronik. Selain itu, Kemenhut terus mengatasi berbagai kendala infrastruktur di kawasan terpencil melalui pemanfaatan teknologi.

“Sekarang sudah 93 persen kita melakukan e-ticketing di taman nasional kita. Masih ada beberapa tempat yang mengalami kendala internet dan listrik, tetapi kami mencari teknologi yang paling efisien, termasuk pemanfaatan solar panel, sehingga di tempat-tempat terpelosok sekalipun kita bisa menawarkan layanan e-ticketing yang lebih baik,” katanya.

Lewat aplikasi Ayo ke Taman Nasional, masyarakat dapat membeli tiket masuk Taman Nasional, memperoleh informasi destinasi, serta mengakses berbagai layanan dalam satu platform terintegrasi.

“Hari ini saya dengan senang hati melaunching aplikasi Ayo ke Taman Nasional, sebuah platform yang kami harapkan dapat memudahkan masyarakat membeli tiket dan mencari informasi dengan lebih cepat," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
4 jam lalu

Arahan Prabowo, Pemerintah Gandeng OceanX Teliti 7 Taman Nasional Laut

2 hari lalu

Menhut bakal Pakai Drone Canggih Awasi Hutan RI dari Pembalakan Liar hingga Tambang Ilegal

2 hari lalu

Respons Menhut usai Laporan Gratifikasi soal Amplop Bupati Kuansing Ditolak KPK

3 hari lalu

Populasi Orang Utan Sumatra Turun, Ini Data Terbaru Kemenhut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal